oro oro ombo semeru

Gambar3 Oro-oro Ombo (Sumber: lazone.id) Di balik kecantikan bunga Verbena brasiliensis, bunga ini bisa menjadi ancaman bunga edelweiss di Gunung Semeru karena sifatnya invasif. Invasif sendiri adalah jenis spesies yang menimbulkan ancaman bagi ekosistem di sekitarnya atau bisa disebut tumbuhan parasit. Orooro Ombo merupakan salah satu jalur pendakian menuju Gunung Semeru dimana menjadi salah satu spot foto bagi para pendaki, dimana kondisinya saat ini dipenuhi bunga cantik yang justru ironisnya mematikan. Bunga yg kita kenal dengan bunga levender mempunyai nama latin Verbena brasiliensis ini sebenarnya merupakan jenis asing yang invasif MediaIndo Pos, Surabaya - Guguran awan panas dari Gunung Semeru yang berada di wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa meluncur hingga sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan di Lumajang, menurut pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).br /br /Siaran pers dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB HamparanVerbena brasiliensis di Pos Oro-Oro Ombo, salah satu jalur pendakian ke Gunung Semeru yang berada di ketinggian 2.460 meter dari permukaan laut (4/6). Kehadiran tamanan semak itu secara masif dapam mengancam kelangsungan spesies tanaman asli di pada Oro-oro Ombo, TNBTS, Jawa Timur. RuteOro Oro Ombo Lumajang. Akses perjalanan lewat jalan ini sangat baik. Anda bisa menggunakan mobil atau motor untk dapat mencapai lokasi. Jaraknya dari lereng Semeru kira-kira ±8 Km. Mengenai jalan menuju lokasi, ada berbagai alternatif tersedia. Partama, jika dari arah pusat kota Malang, bisa melewati Kecamatan Dampit. Site De Rencontre Gratuit Haute Savoie. Lumajang - Jalur pendakian Gunung Semeru mulai dibuka awal April lalu setelah tiga bulan mengalami masa pemulihan ekosistem. Para pendaki pun ramai berkunjung ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau TNBTS untuk mendaki sejak pembukaan jalur itu pendaki memiliki tujuan perjalanan. Ada yang hanya ingin mendaki sampai Ranu Kumbolo dan menikmati panorama danau maar di ketinggian mdpl, ada juga yang melanjutkan sampai pos terakhir Gunung Semeru, di di Kalimati. Bahkan, beberapa pendaki meneruskan perjalanan sampai puncak Mahameru, meski dilarang oleh pihak taman para pendaki yang hendak melanjutkan perjalanan sampai pos Kalimati atau puncak Mahameru, mereka akan melewati jalur bernama Oro-oro Ombo. Oro-oro Ombo adalah padang savana di Gunung Semeru yang berada di balik Bukit Cinta tepat berlokasi di belakang Ranu Kumbolo. Setelah mendaki bukit yang lumayan terjal ini pasca-melewati pos empat Semeru di Ranu Kumbolo, pendaki bakal dimanjakan dengan pemandangan savana di Oro-oro pada April ini, Oro-oro Ombo dihiasi oleh hamparan bunga verbena yang tengah mekar. Tempo sempat menyaksikannya pada awal April lalu. Menurut pengamatan saat berada di sana, bunga itu membuat savana berubah warna menjadi lautan warna verbena memang bunga dengan mahkota berwarna ungu. Pemilik nama asli Verbena Brasiliensis Vell itu tumbuh memenuhi savana seluas 20 hektare. Pada pagi hari, verbena akan membiaskan cahaya kemilauan seperti kristal lantaran tersapu embun. Sedangkan pada siang, bunga ini memiliki peran seperti oase yang memberi energi buat para tumbuh tinggi, hampir setinggi tubuh manusia. Ketinggiannya rata-rata 1,5-2 meter. Melewati verbena pun seakan seperti menembus labirin hidup. Tak khayal, spot Oro-oro Ombo ini menjadi favorit pendaki untuk Bila disentuh, batang-batang verbena terasa kasar. Ada bulu-bulu putih yang melindungi batang berbentuk segi empat verbena ini berundak-undak membentuk pencabangan. Pangkalnya bak silinder, sedangkan ujungnya berpola meliuk-liuk seperti mahkota lima tampak menawan, verbena yang tumbuh di jalur pendakian Semeru ternyata merupakan tanaman invasif. "Bunga ini dapat menjadi ancaman bagi spesies asli tanaman di kawasan Semeru," kata pemateri Sahabat Volunteer Semeru saat briefing pendakian Gunung Semeru, awal April itu, walau mengancam, verbena tak boleh dicabut dibawa pulang. Dikhawatirkan, saat dibawa turun, verbena akan jatuh di jalur pendakian dan malah akan tumbuh di sana. "Peristiwa ini sudah sering terjadi," kata lain Tip Liburan Ramah Lingkungan, Gunakan Kereta Api detikTravel Community - Ranu Kumbolo bukanlah satu-satunya primadona alam di Gunung Semeru, Jawa Timur. Para pendaki yang melakukan perjalanan ke 'puncak para Dewa' ini juga akan disambut oleh padang lavender di Oro-oro Ombo punya keindahan berbeda di tiap musim. Beruntung, saya bersama 5 orang kawan datang di waktu yang tepat. Perjalanan mendaki Semeru memang penuh kejutan. Awalnya kami melakukan perjalanan melipir bukit yang berkelok-kelok. Ranu Kumbolo adalah kejutan di ketinggian mdpl itu tadinya tertutup kabut, tapi tak lama kemudian kabut pun hilang dan Ranu Kumbolo memamerkan keindahannya. Tiga teman saya pun sangat kagum dengan kecantikannya. Kami tiba di sana tepat jam makan siang, sehingga kami pun membuka bekal dan Tanjakan Cinta membuat kami menarik nafas panjang. Mitosnya di Tanjakan Cinta, kalau kita jalan terus tanpa menoleh ke belakang sambil memikirkan seseorang, orang itu akan jadi jodoh kita. Percaya tidak percaya, namanya juga mitos. Tapi memang tanjakan itu cukup ekstrem dan tak sabar ingin melihat Oro-oro Ombo yang sedang cantik-cantiknya. Benar saja, tak lama berjalan, Oro-oro Ombo menghampar indah. Jauh lebih indah dibanding yang pernah saya lihat di foto, bahkan dengan apa yang saya bayangkan. Oro-oro Ombo sedang 'ungu'. Bunga lavender bermekaran, betapa berenam tak berhenti memuji keindahannya. Di mana lagi ada panorama seperti ini, hamparan padang Lavender. Kalau ingin melihat Oro-oro Ombo sedang ungu begini, datanglah awal tahun pas musim penghujan. Anda akan dimanjakan oleh indahnya 'karpet ungu' Oro-oro Ombo. View dari jalur setelah Tanjakan Cinta Tanjakan Cinta telah terlewati. Saya melangkah melintasi jalan setapak yang membelah rerumputan di punggungan bukit. Saat tiba di titik tertinggi mata saya tak berkedip. Di hadapan terhampar luas sebuah padang rumput yang berwarna hijau, kuning, dan ungu. Warna-warna yang bergradasi secara kontras. Saya menghentikan langkah. Bertahan beberapa saat sambil menyaksikan sebuah sajian alam yang tersuguh di hadapan. Sambil menghela nafas saya terus memuji keagungan Sang Pencipta. Inilah hamparan savanna Oro-Oro Ombo. Tanah lapang seluas kurang lebih 20 hektar yang diapit perbukitan di sekelilingnya tampak begitu mempesona. Dengan rumpun-rumpun bunga semak yang keunguan serta gundukan-gundukan kecil rumput hijau kekuningan, tempat ini sungguh menyajikan pemandangan yang indah dipandang mata. Tak hanya saya saja. Semua pendaki yang berbarengan dengan saya saat itu, pun melakukan hal yang sama. Berhenti sejenak dan menatap bentangan alam yang tersaji di hadapan. Rombongan pendaki mulai menuruni bukit lalu memasuki rumpun-rumpun keunguan. Bagai anak-anak kecil yang menemukan mainannya mereka berlari, menyanyi, selfie, groupie di hamparan bunga-bunga ungu ini. Terlihat takjub dan antusias. View dari sisi perbukitan Banyak yang mengira bunga ungu di Oro-Oro Ombo ini adalah bunga lavender. Namun sebenarnya bukan. Ia adalah tumbuhan semak yang berasal dari Amerika Selatan bernama Verbena Brasiliensis vell. Kemungkinan besar keberadaannya di Gunung Semeru dibawa oleh Junghun, seorang botanist Jerman yang kerap melakukan perjalanan ke berbagai gunung di Sumatera dan Jawa, dan banyak membawa tanaman-tanaman asing masuk ke wilayah Indonesia. Sekilas bunga ungu verbena ini tampak indah dan cantik, namun karena sifatnya invasif ia bisa mengancam ekosistem di savanna ini. Lihat saja kini sebarannya hampir memenuhi separo Oro-Oro Ombo. Setelah turun dan melalui jalur yang melintasi padang rumput, saya pun tak ingin ketinggalan ikut larut dalam suasana. Apalagi yang bisa dilakukan kecuali minta difotoin. Minta tolong sana-sini dan menahan malu mencoba meminjam payung pada para pendaki lainnya hanya sekedar untuk action foto-foto. Haha...kapan lagi coba D Tumbuhan Invasif sudah hampir memenuhi separo padang rumput Puas foto-foto saya pun melanjutkan perjalanan. 15 menit kemudian tiba di pos 4 Cemoro Kandang dengan ketinggian 2500 mdpl. Di sana telah ramai oleh para pendaki yang tiba terlebih dahulu. Meskipun begitu saya tak tertarik untuk beristirahat. Tetap melangkah di jalur menuju pos selanjutnya dengan kecepatan standar. Dina Kairupan bersama salah seorang putrinya Saat berjalan sendiri menyusuri jalur, di hadapan tampak seorang ibu dan seorang anak perempuan berusia kira-kira 12 tahunan. Karena penasaran saya mempercepat langkah dan menyapa mereka. Setelah terlibat obrolan, saya dibuat terkejut. Si ibu yang bernama Dina Kairupan adalah seorang pendaki wanita yang sejak tahun 1986 sudah mulai mendaki gunung di berbagai wilayah Indonesia sendirian. Kini ia mengajak ketiga putra-putrinya untuk turut serta. Ah bahagianya saya bisa bertemu dengan salah satu tokoh pendaki gunung generasi awal. Setelah berpamitan saya pun melanjutkan perjalanan. Menjelang Pos Jambangan 2600 mdpl saya bertemu dengan Mas Yanto, porter saya yang selisih waktu satu jam saat awal keberangkatan dari Ranu Kumbolo. Ia bersama rekan-rekan porter lainnya sengaja menunggu para tamunya untuk memastikan bahwa kami sampai dan tidak kenapa-kenapa. Foto keesokan hari saat dijemput Chila dan ayahnya Karena sudah tak terasa capek lagi saya pun berpamitan kepada Mas Yanto untuk melanjutkan perjalanan lebih dulu. Dan tepat jam satu siang atau dua jam perjalanan tanpa beban ransel di punggung, saya tiba di Pos Kalimati 2700 mdpl, pos terakhir menjelang puncak Mahameru. Oro Oro Ombo merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Lumajang. Dari objek wisata ini Anda dapat melihat secara jelas sisi Gunung Semeru yang agung dan menakjubkan. Tentu tempat wisata ini menjadi pilihan tepat untuk dijadikan spot foto cantik Dan Rute LokasiJam BukaHarga Tiket Masuk Oro Oro OmboFasilitasSpot Wisata Di Oro Oro Ombo1. Menikmati Indahnya Gunung Semeru2. Berselfie Ria3. Menikmati Indahnya sunrise4. Berjalan-jalan di Sekitar5. Bersantai dan Menikmati SunsetAlamat Dan Rute Lokasifoto Oro Ombo menjadi tujuan wisata yang tepat bagi Anda yang ingin melampiaskan rasa penat. Hidup di perkotaan dengan berbagai padatnya kesibukan akan membuat banyak orang merasa lelah. Nah, wisata ini dapat menjadi pilihan tepat untuk Anda menghilangkan segala lelah di dapat menikmati suasana alam terbuka yang asyik dan penuh sensasi. Ditambah lagi dengan udara yang sejuk dan hembusan angin sepoi akan menyegarkan badan Anda. Panorama Gunung Semeru begitu memukau dan memanjakan mata tepatnya berada di desa Oro oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Letak desa yang berada di kaki gunung berhasil menyuguhkan keindahan alam luar biasa yang akan menyedot perhatian banyak sampai di lokasi Oro Oro Ombo Lumajang, Anda dapat mengendarai kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Namun sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi sehingga Anda tidak perlu memotong-motong tidak jauh dari objek wisata Sumber Brutu Lumajang. Jika Anda sedang berkunjung di objek wisata tersebut, tidak ada salahnya singgah sejenak di desa Oro oro Ombo. Jarak antar keduanya hanya sekitar 1,5 jam atau sekitar 5,1 Anda dari Kota Malang, arahkan kendaraan menuju Dampit. Setelah sampai di daerah Dampit, arahkan menuju Pronojiwo. Nah, dari Pronojiwo ini Anda sudah mendekati desa Oro oro Ombo. Anda juga bisa trekking menuju lokasi tempat wisata di Lumajang Anda dari arah kabupaten Lumajang, Anda dapat mengambil jalan menuju kawasan Tempeh – Pasirian – Candipuro. Setelah itu ambil jalan yang menuju arah Piket Nol dimana Anda akan melihat pangkalan ojek yang terletak sebelah kanan jalan. Pangkalan ojek tersebut tidak jauh dari Piket melanjutkan perjalanan dengan berbelok kanan dan ikut jalan hingga Anda menemukan tembok bertuliskan pancasila. Dari tembok tersebut arahkan kendaraan ke kiri lalu belok kekanan dan ikuti jalan setapak. Nah, Anda sudah sampai di juga Wisata Gunung Bromo Lengkap Siap Temani Liburan Bukafoto oro Ombo yang terletak di Lumajang buka dari jam hingga jam Anda dapat menikmati indahnya pemandangan Gunung Semeru dari desa ini selama 24 jam nonstop hingga Anda merasa juga Menikmati Spot Wisata Gunung Semeru dan Puncak objek wisata memiliki kebijakan-kebijakan tersendiri dalam mengelolanya. Seperti halnya dengan tarif tiket masuk wisata yang dikenakan berbeda-beda. Tetapi jika Anda pergi ke desa Oro oro Ombo Lumajang, tentu Anda tidak perlu memikirkan biaya Tiket Masuk Oro Oro Ombo Lumajang sebesar Rp. 0 alias gratis. Berkunjung ke desa ini tidak memerlukan biaya untuk menikmati indahnya Gunung Semeru. Alangkah baiknya jika Anda mengunjungi tempat ini ketika musim panas dan musim panen tiba, keindahan wisata semakin yang Anda ketahui, pengunjung belum dikenakan biaya masuk atau harga tiket masuk Oro oro Ombo Lumajang. Sehingga tidak heran jika belum ada fasilitas apapun di tempat wisata memarkir kendaraan, pengunjung dapat menitipkan kepada warga sekitar. Jika Anda ingin bermalam di desa tersebut, Anda dapat menginap di rumah warga sekitar yang digunakan untuk guest Wisata Di Oro Oro Ombofoto desa daerah Lumajang ini menjadi tempat paling tepat untuk menikmati keindahan Gunung Semeru. Berikut ini beberapa spot wisata yang dapat Anda lakukan di Oro oro Ombo Menikmati Indahnya Gunung Semerufoto pemandangan indah Gunung Semeru tidak harus melakukan pendakian atau hiking terlebih dahulu. Kini Anda dapat menikmatinya hanya dengan pergi ke Oro oro Ombo wisata ini menyuguhkan kemegahan Gunung Semeru yang begitu indah. Anda juga tidak perlu lagi melakukan pendakian, karena berada di desa tersebut sudah dapat melihat Gunung Semeru dengan begitu kegagahan Gunung Semeru, mata juga dimanjakan dengan hamparan sawah nan hijau milik warga sekitar. Sungguh paduan yang sempurna yang membuat mata terkagum tidak berhenti menatap. View Gunung yang ditawarkan dapat dinikmati kapanpun baik pagi, siang maupun sore Berselfie Riafoto oro Ombo Lumajang menyuguhkan pemandangan alam puncak Gunung Semeru. Pemandangan gunung yang amat jelas tentu sangat tepat dijadikan sebagai background foto Anda. Suasana desa yang begitu romantis membuat tempat ini sering dikunjungi bersama anda menginginkan foto prewedding yang berbeda, destinasi ini dapat menjadi pilihannya. Foto dengan background Gunung Semeru yang megah akan membuat foto prewedding Anda semakin bagus dan Menikmati Indahnya sunrisefoto oro Ombo menjadi salah satu lokasi tepat untuk menikmati indahnya matahari terbit. Matahari perlahan muncul di balik Gunung Semeru yang harus Anda abadikan. Jika ingin menikmati indahnya sunrise, anda dapat menginap atau bermalam di rumah penduduk yang biasanya dijadikan sebagai guest di desa Oro oro Ombo akan memudahkan Anda untuk menikmati matahari terbit. Namun jika Anda dari Kota Malang, Anda perlu bangun bagi setidaknya berangkat dari jam 3 pagi. Sehingga sampai di desa tepat ketika matahari mulai Gunung mulai kemerah-merahan karena terpaan sinar matahari membuat Gunung Semeru semakin megah. Ditambah lagi dengan langit yang berubah menjadi kuning Berjalan-jalan di Sekitarfoto yang dapat Anda lakukan selain berfoto yaitu berjalan-jalan di sekitar Oro oro Ombo. Berjalan sambil menikmati indahnya pemandangan dengan suasana yang sejuk dan udara yang segar akan membantu menyegarkan tubuh,Ada sebuah jalan lurus yang menjadi favorit para pengunjung dan sering dijadikan sebagai spot foto. Jalanan lurus yang dipadukan dengan ladang padi di kanan dan kiri membuat pemandangan semakin Bersantai dan Menikmati Sunsetfoto oro Ombo dapat menjadi pilihan tempat wisata untuk menenangkan hati dan pikiran. Bersantai di tempat wisata ini akan membantu Anda menghilangkan rasa lelah baik di pikiran maupun badan karena terlalu sibuknya dengan rutinitas pemandangan mampu membuat Anda terhipnotis layaknya Anda melihat seni lukis pada sebuah lukisan. Anda juga dapat menyaksikan ketika senja perlahan matahari terbenam dimana langit berubah menjadi jingga. Puncak Gunung Semeru semakin teduh dan begitu Oro Ombo bisa menjadi pilihan wisata alam Anda. Menikmati indahnya Gunung Semeru tidak harus dengan cara mendaki. Karena di desa ini, Anda cukup berjalan kaki untuk menikmati megahnya Gunung Semeru. SAC Tudo o que fazemos é para facilitar a sua vida. Confira as perguntas mais frequentes e encontre respostas para suas dúvidas. Para questões ou comentários adicionais, entre em contato conosco - estamos sempre à disposição para responder suas perguntas, ajudar com seus problemas e ouvir suas sugestões. SUSTENTABILIDADE Dúvidas, reclamações ou elogios entrar em contato com o SAC. Contatos Fone 0800 7014 164. Fone 51 3033-8515 [email protected] Horário de atendimento de Segunda a sexta-feira, das 10h30 às 17h30 Tele-vendas Se você é lojista, e quer comprar nossos produtos para revender ligue para 51 3033 8500 ou confira todas as informações de contato com nossa equipe de vendas no link abaixo TELE-VENDAS RH Endereço Av. Independência, 8885 Novo Esteio Industrial Caixa Postal 101 Esteio/RS – CEP 93270-010 [email protected]

oro oro ombo semeru